Artikel

5 October 2020

Jualan kurang laris? Perhatikan 7 hal ini agar penjualan meroket

Apakah anda termasuk yang memiliki usaha dengan angka penjualan rendah, padahal sudah memasang iklan dimana-mana, toko online dan offline sudah ada, namun tetap tidak membuahkan hasil.

Dapat menjual puluhan hingga ratusan produk tiap hari merupakan impian setiap penjual barang. Namun tetap ada penjual A yang penjualannya biasa saja, dan ada penjual B yang tiap harinya kebanjiran pembeli. Padahal barang yang dijual sama.

Lalu apakah yang membedakan penjual A dan B? Bisakah produk yang anda jual laku keras di pasaran jika mengikuti cara berjualan B?

Berikut ini 7 hal yang perlu anda perhatikan untuk meningkatkan penjualan:

penjualan meningkat
  1. Buat target pasar yang spesifik
    Sebagus apapun suatu produk, jika tidak bertemu dengan pembeli yang tepat maka barang tersebut tidak akan terjual. Sebaliknya, jika kita dapat menawarkan produk kepada orang yang benar-benar membutuhkan, maka semahal apapun produk kita akan tetap dibeli. Oleh karena itu sangat penting untuk menentukan target pasar dari produk yang akan kita jual. Semakin spesifik, maka akan semakin bagus. Hal ini berkaitan dengan costumer servis dan strategi pemasaran produk. Cara menjual produk kepada ibu-ibu akan berbeda dengan menjual produk kepada anak-anak. Jika selama ini jualan anda belum laku,cobalah melakukan evaluasi. Mungkin anda berjualan kepada orang yang salah.
  2. Berikan manfaat kepada pelanggan
    Keputusan untuk membeli barang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor emosional. Kebanyakan pembeli memilih suatu produk karena produk tersebut dapat memberikan solusi dari permasalahan yang mereka alami. Sebagai contoh, produk perawatan wajah memiliki banyak varian. Ada untuk kulit kering, berminyak dll. Tiap produk diperuntukan bagi mereka dengan jenis kulit yang berbeda. Bantulah pelanggan anda, berikan solusi dan manfaat sebesar-besarnya maka mereka pun tidak akan segan untuk repeat order produk yang anda jual.
  3. Berikan Penawaran yang menarik
    Setelah menemukan target pasar yang tepat, dan menyiapkan produk dengan manfaat apakah sudah menjamin produk anda pasti terjual? Tentu saja tidak, karena bukan hanya anda yang menjual produk tersebut ke calon pembeli. Akan ada banyak saingan yang memiliki produk dan target pasar serupa. Oleh karena itu, kita harus aktif menarik minat calon pembeli dengan penawaran atau promosi yang menarik. Penawaran tersebut dapat berupa diskon, beli sejumlah tertentu mendapatkan bonus barang, gratis ongkos kirim, atau yang lainnya. Ada banyak sekali cara promosi yang bisa anda coba, jika anda tidak yakin dengan promo yang akan digunakan maka cobalah menggunakan A/B test. Dan cari penawaran yang paling banyak mendatangkan pembeli, lalu fokus ke peningkatan penawaran tersebut.
  4. Optimalkan iklan dan media sosial
    Tujuan dari iklan dan media sosial adalah agar masyarakat mengetahui anda, apa produk yang anda jual, dan sedang ada promo apa di toko anda. Semakin banyak yang mengetahui maka akan semakin besar kemungkinan mendapat pembeli. Namun iklan dan post di media sosial secara berlebihan tidak selalu menghasilkan konversi, malah bisa merugi untuk biaya iklan. Oleh karena itu bijaklah dalam menggunakan iklan. Carilah lingkungan yang memiliki minat dengan produk anda, ikuti akun dengan pengikut yang sekiranya akan tertarik dengan produk yang anda jual. Buatlah iklan dengan kalimat yang menarik dan menggugah emosi calon pembeli. Jika anda merasa kurang mampu membuat iklan, tidak ada salahnya mencoba jasa copywriting profesional. Dengan begitu tiap post yang dibuat di media sosial akan terlihat oleh orang yang tepat, dan memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mendatangkan pembeli dengan biaya dan waktu yang lebih efektif dan efisien. Juga post barang anda di marketplace, saat ini sudah banyak masyarakat yang lebih memilih membeli barang secara online karena lebih praktis
  5. Tawarkan ke orang terdekat anda
    Salah satu cara berjualan konvensional yang belum kehilangan kekuatannya hingga sekarang. Mudah, praktis dan hemat biaya. Jangan ragu untuk mempromosikan produk anda ke saudara, sahabat dan rekan kerja. Tiap orang memiliki relasi masing-masing. Seperti iklan, semakin banyak produk anda di dengar akan semakin bagus.
  6. Jaga kualitas produk dan pelayanan pelanggan
    Berhasil menjual produk merupakan langkah awal dari berjualan. Anda dapat berhenti di tahap ini, atau melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi yaitu menghasilkan pelanggan. Pelanggan adalah orang-orang yang setia dengan brand anda. Mereka melakukan repeat order, bahkan tidak segan untuk mempromosikan produk ke orang terdekat mereka. Pelanggan merupakan aset yang bisa membantu bisnis anda untuk lebih maju,dan memberikan ide untuk invoasi produk. Lalu bagaimana cara mendapatkan pelanggan? Yaitu dengan kualitas pelayanan dan produk yang baik. Selalu layani tiap calon pembeli dengan sebaik dan seramah mungkin. Segera tanggapi apabila ada keluhan, dan berikan solusi. Mereka yang puas dengan produk dan pelayanan anda, akan menjadi pelanggan setia.
  7. Riset terus menerus
    Terakhir jangan pernah berhenti melakukan riset. Seiring perkembangan teknologi, pola beli masyarakat mudah berubah. Produk yang populer bisa menjadi biasa. Begitu pula sebaliknya. Selalu pelajari kondisi pasar, tanyakan langsung ke pelanggan, apakah ada hal lain yang bisa kita berikan, atau ada produk lain yang mereka inginkan. Jangan pernah merasa cukup dengan kondisi bisnis anda yang sekarang. Selalu sediakan waktu untuk berinovasi dan riset pasar. Ambil contoh perusahaan besar seperti Yahoo yang bangkrut karena minim inovasi, tidak seperti pesaingnnya.

Demikian 7 hal yang dapat menjadi perhatian untuk meningkatkan penjualan produk anda. Semoga pembahasan di atas bermanfaat dan dapat memberikan ilmu baru bagi anda yang sedang kesulitan dalam penjualan. Dan bagi anda yang sudah laris dagangannya apakah hal di atas sesuai dengan yang anda lakukan? Jika tidak silahkan tinggalkan komentar dan pertanyaan di bawah. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Artikel
Avatar
About Mesin Kemas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *